Biography

Written in Bahasa Indonesia.

Widianto Nugroho menyelesaikan pendidikan sarjana seni di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (FSRD ITB) pada tahun 1999. Di FSRD ITB, Widianto mengambil spesialiasi seni keramik. Setelah lulus, Widianto bekerja sebagai UNIX system administrator di Perpustakaan Pusat ITB. Pada tahun 2000, Widianto bergabung dengan Knowledge Management Research Group (KMRG). KMRG bergerak dalam pengembangan perpustakaan digital dan terkenal dengan produknya Ganesha Digital Library (GDL).

Selain sebagai anggota KMRG, dengan beberapa rekannya, Widianto juga bekerja sebagai webmaster untuk situs web ITB. Sebagai portal informasi resmi ITB, situs web yang ditanganinya tersebut telah beberapa kali mendapatkan penghargaan antara lain pada tahun 2003 juara kedua Lomba Situs Web Perguruan Tinggi - Kominfo RI, pada tahun 2005 juara pertama Situs Web Perguruan Tinggi Terbaik DIKTI, dan tahun 2006 peringkat 49 dalam Webometrics TOP 100 Asian Universities on The Web.

Selama bergabung dengan KMRG dan menjadi webmaster selama hampir sepuluh tahun, Widianto telah terlibat dalam berbagai pekerjaan IT seperti software development, dan instalasi dan pelatihan GDL untuk berbagai lembaga. Selama itu pula Widianto berusaha untuk mencari kaitan antara seni yang dipelajarinya di bangku kuliah dengan teknologi dalam hal ini teknologi informasi yang digeluti sebagai pekerjaan sehari-hari. Pada tahun 2003, muncul proyek Processing yang diinisiasi oleh Ben Fry dan Casey Reas di MIT Media Lab. Processing adalah bahasa dan lingkungan pemrograman open source untuk memprogram gambar, animasi dan interaksi. Widianto terlibat dalam proyek Processing menerjemahkan referensi bahasa pemrograman tersebut ke dalam Bahasa Indonesia. Processing kemudian menjadi salah satu platform yang digunakan oleh Widianto untuk berkesenian menggunakan media komputer.

Sejak tahun 2005, Widianto menjadi asisten dosen pada mata kuliah Seni Cetak Digital pada Program Studi Seni Rupa FSRD ITB. Pada mata kuliah tersebut diberikan workshop pemrograman grafis interaktif menggunakan Processing.

Pada tahun 2007, Widianto mulai terlibat dalam kegiatan penelitian open source desktop di Pusat Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi (PPTIK) ITB.

Widianto tinggal di Bandung bersama istrinya Aam, dan kedua anaknya Alia (6 tahun) dan Ilham (3 tahun).